Monday, 21 July 2008

Nyusuin saat hamil

Kmrn ini bingung bgt soalnya ASI yg keluar kadang sedikit bgt, ga cukup buat Vincent. Ini salah g jg sih skrg makannya kurang, soalnya emang lg ga nafsu makan kl di rumah, apalagi kl masakan sendiri kok kayanya ga enak bgt. Jdnya asupan buat kita bertiga kurang deh.

Sudah 2 mgg ini Vincent disapih jd ga sesering dulu nyusunya. Paling skrg nyusunya pagi2, siang kl mau tidur sama malem aja, sisanya ya minum susu sapi. Rada sedih jg sih mesti kasih susu sapi buat Vincent, soalnya udah tekad bgt mau kasih ASI full sampe Vincent 2 taon.

Kmrn ini sempet jg disarankan sama GP buat stop ASI krn ga bagus buat g yg sedang hamil. Tp kok rasanya kl hrs stop sama sekali kasian sama Vincent ya. Dia kan blm siap untuk sama sekali ga nyusu dr mamanya. Jadi ya, g rada2 cuekin deh nasihat dr tuh GP hehehe. Soalnya g pernah baca kalo nyusuin saat hamil itu gpp asal mamanya sehat dan ga ada kontraksi waktu nyusuin.

Trs barusan g dapet lg artikel tentang nyusuin sampe anaknya yg memutuskan sendiri untuk berenti menyusu. Jd tambah yakin aja utk terus nyusuin Vincent soalnya dia seneng bgt kl g susuin, mukanya tuh berseri-seri kesenengan trs dia cepet2 cari bantalnya, jalan ke arah g sambil bawa2 bantal trs dia menjatuhkan diri dipangkuan g, nyusu deh sambil liatin mamanya. Ini hal terindah buat kita berdua.

G copy paste deh artikel yg g dpt dr milis asiforbaby supaya keluarga tetep support g buat terus nyusuin. Untungnya Kian Wun selalu support g.

Ini dr milis asiforbaby :

*tanggal 21 Agustus 2005*

Tepat hari ini, 2 minggu sudah Alyssa memutuskan utk tidak menyusu lagi.
Ya betul....2 mg sudah putri cantikku ini masuk usia 3 th.
Hingga hari ini saya masih gak percaya bahwa masa itu datang juga.
Saat alyssa memutuskan sendiri kapan ia berhenti menyusu.
Now she's a big girl, not a baby anymore.
Paling gak itu yg selalu dia katakan kalau ada yg tanya kenapa gak minum
mama (istilah alyssa utk menyusu) lagi.
Tidak ada perseteruan antara aku & alyssa.
Tidak ada rasa sakit hati karena diberikan pahit2.
Tidak ada kata2 larangan "gak boleh lagi nyusu" dsbnya.
Semua berakhir dg indah, perlahan dan nyaman.
Satu hal yg pasti, bonding kuat yg terbentuk selama masa menyusui 3 th
terakhir tetap terjaga dg indah & manis.

Setahun yg lalu, menjelang ultah alyssa yg ke-2, aku & suami sama2 bingung
gimana cara terbaik utk menyapih alyssa.
Apalagi saat itu banyak sekali anggapan & pendapat keluarga juga teman yg
berpikir " kalo dah 2th harus disapih".
Apalagi byk anggapan kalo gak disapih, nanti jadi manja & gak mandiri.
Takut juga sih pas denger spt itu. Meski secara common sense sempat mikir,
"masa iya sih".

Ada yg menyarankan utk diberikan jamu pahit di sekitar payudara, agar gak
mau nyusu lagi.
Atau diberikan lipstik.
Ada juga saran utk berpisah sementara dg anak.
Yg lucu lagi ada yg nyaranin ke "orang pinter".
Atau ya dipaksa gak supaya gak nyusu. Kalo rewel ya biar aja.
Saat itu saya hanya mikir "Kok ya kenapa semua pilihan terasa menyeramkan
dan menyedihkan?! gak ada yg enak di hati".
Duh kalo saya saja merasa gak nyaman dg pilihan itu, apalagi alyssa.
Gimana saya harus menjelaskan ke alyssa kenapa di harus berhenti menyusu
pada ibunya. Kata HARUS itu yg membebani saya & suami.

Hingga saat alyssa berulang tahun yg ke-2, kami masih belum memutuskan
gimana cara terbaik utk menyapih alyssa.
Sehari setelah ultah alyssa yg ke-2, kami pernah coba utk menyapih alyssa dg
mengatakan bahwa ia gak boleh menyusu lagi. Tapi spt yg aku & suami
perkirakan, alyssa gak mau dan gak mengerti kenapa dia harus berhenti sekrg.
Tergambar jelas di mukanya bahwa "Kenapa aku gak boleh , ma ?!"
Dan akhirnya kami memilih utk berhenti melakukan usaha "pemaksaan" spt itu.
Buat saya, entah kenapa kata "harus berhenti krn sudah 2 th" itu sangat
mengganggu pikiran.
Banyak pertanyaan di kepalaku "apa ya harus 2 th ?!", "apa gak ada saran
terbaik utk menyapih anak?", dsbnya.
Hmmm......ini waktunya utk mencari jawabannya.
Mulai browsing jauh ke WHO, Lalecheleague (LLL), IBCLC, dsbnya.
Dan makin hari mencari tahu, makin membukakan pikiran.
Bahwa ternyata gak ada klausul jelas bahwa 2 th anak harus disapih.
Gak pernah angka (usia) jelas kapan anak harus disapih.
Dan cara menyapih yg berulangkali aku temukan dari hasil2 bacaan itu adalah
SLOW WEANING.
Dan cara ini lah yg saya & suami sepakati utk kami jalankan.
Paling gak saya yakin betul tidak ada yg merasa sakit hati atau disakiti.

Menurut artikel dari yg di WHO & LLL, slow weaning artinya gak menolak saat
anak ingin menyusu & gak menawarkan kpd anak utk menyusu. Inilah cara
terbaik utk menyapih anak, menurut banyak para ahli laktasi.
Belum lagi banyak juga artikel dari sumber terpercaya menjelaskan bahwa
kandungan ASI > 2 th tetap kaya akan gizi.
Dan tetap memiliki manfaat ganda utk anak & ibu.
Jadilah saya, suami & alyssa bertekad bulat utk tetap memberikan manfaat
lebih dan melakukan proses penyapihan secara perlahan (slow weaning).

Dari sejak awal proses slow weaning, kami sampaikan ke alyssa,

"Nak, mulai sekrg kita sama2 belajar pelan2 ya. Ica boleh minum mama sampai
ica merasa udah cukup".
Sejak saat itu semuanya terasa lebih mudah.
Saya & suami sangat merasa bahwa kunci utama dari keberhasilan slow weaning
adalah komunikasi.
Trust & bonding yg terbentuk selama ini akan sgt membantu proses ini.
Makin hari alyssa makin jarang menyusu.
Jikapun menyusu hanya saat malam. Itupun juga ia ingat.

Justru yg paling sulit dlm proses penyapihan adalah menghadapi pressure atau
pertanyaan2 dari keluarga & kerabat.
Jika mereka bertanya "alyssa masih nyusu gak ?", dan saya/suami/alyssa jawab
iya, seberondong pertanyaan dan pernyataan jadi amat sgt menyudutkan.
Mulai dari "duh nanti malah jadi manja", "makin gede makin susah" dsbnya.
Meski sudah berulang kali kami jelaskan, bahwa kita dalam proses penyapihan.
Tapi lagi2 krn byk yg beranggapan bahwa "gak mungkin menyapih pelan2, malah
tambah susah. Yg bener ya sekaligus atau dipaksa" dsbnya.
Hmm....krn saya pernah mengalami masa yg lebih sulit (pas memberikan asi
eksklusif ke alyssa), maka hal spt ini gak mengganggu saya.

Dua minggu lalu, menjelang ulang tahun alyssa ke-3, ia pernah bilang ke saya
& suami spt ini :
"Ica kan bentar lagi 3 th. Abis ini ica gak minum mama lagi ya, ma. Soal ica
dah gede. Minum mamanya disimpen aja buat adik bayi nanti".
Duhhhhh....ini kalimat terindah ygpernah kami dengar.
Kalimat dari mulut mungil alyssa yg demikian yakin & bangga jadi seorg kakak
(ini panggilan dia sendiri utk dirinya, meski belum punya adik/calon adik).
Antara percaya dan tidak, bahwa sampai juga masa itu.
Saat ia memutuskan sendiri utk menyapih dirinya sendiri.
Dan ini betul2 ia wujudkan di hari ultahnya yg ke-3.
Alyssa sama sekali berhenti menyusu hingga kini.
Sesekali bapaknya masih menggoda.
Tapi alyssa sudah bersikukuh, kalau dia menyapih dirinya sendiri.
*She looks so proud for her decision, because she's a big girl now* !
*And we're really proud for her* !
Alyssa tampak begitu mandiri & percaya diri.
Sabtu lalu ada lomba 17 agt di sekolahnya, dan alyssa juara utk lomba
*gross & fine motoric. *Alhamdulillah.

Jadi siapa bilang menyapih itu menyedihkan atau menyakitkan anak dan ibu ?!
Siapa bialng menyapih itu pasti sulit ?!
Dan siapa bilang menyusui anak > 2 th akan membuat dia manja dan gak mandiri
?!

Semoga dapat menjadi pelajaran.
Bahwa menyapih dg cinta (*weaning with love*) adalah sangat mungkin dan
dapat dilakukan !
------------------------------
---------------------------------------
http://lsoraya.multiply.com/journal/item/2

*MENYAPIH DENGAN CINTA*

*(WEANING WITH LOVE)*



*Ditulis bebas & dirangkum dari berbagai sumber (Lalecheleague, WHO,
breastfeeding.com) oleh Luluk Lely Soraya Ichwan*





*Menyapih*



Sering jadi pertanyaan banyak orang tua "Kapan sih usia yang tepat untuk
menyapih anak dari masa menyusu pada ibunya ?" Kemudian bagaimana cara
menyapih yg terbaik ? Sebetulnya apa sih yang dimaksud dg kata "menyapih"
itu sendiri ?



Menyapih adalah suatu proses berhentinya masa menyusui secara
berangsur-angsur atau sekaligus. Proses tsb dapat disebabkan oleh
berhentinya sang anak dari menyusu pada ibunya. Atau bisa juga berhentinya
sang ibu untuk menyusui anaknya.

Atau bisa juga keduanya. Jadi bisa dg berbagai alasan.

Masa menyapih ini merupakan pengalaman emosional bagi sang ibu, anak juga
sang ayah. Karena 3 pihak tadi (Ibu-Ayah-Anak) merupakan ikatan kesatuan yg
gak boleh dilupakan. Kenapa ayah juga terlibat ? Karena ayah juga berperan
dan memberikan pengaruh tersendiri dalam proses menyusui.



*Kapan anak harus disapih *

* *

Banyak yg bertanya juga kapan sebaiknya anak disapih dari ibunya, atau kapan
waktu yang tepat untuk menyapih.



*Sebetulnya tidak ada ketentuan khusus atau batasan khusus kapan anak harus
disapih. *

* *

Jadi tidak ada aturan bahwa pada umur sekian anak harus disapih dari ibunya.


Menurut WHO, masa pemberian ASI diberikan secara eksklusif 6 bulan pertama,
kemudian dianjurkan tetap diberikan setelah 6 bulan berdampingan dg makanan
tambahan hingga umur 2 th atau LEBIH. Jadi tidak ada batasan di umur berapa.
Ini artinya tidak ada aturan bahwa pas pada umur 2 th anak harus disapih
dari ibunya.

Banyak orang tua menyapih anaknya pada umur 1 th-2th, ada juga yg umur 3
tahun anaknya baru disapih bahkan ada juga yg umur 4 th.


Sampai kapan proses / masa menyusui dapat dilanjutkan ?

Jawabannya : Selama ketiga pihak (ibu-anak-ayah) masih menginginkan.

Itu artinya jika sang ibu / sang anak / sang ayah sudah tidak menginginkan,
maka proses menyapih dapat dilakukan.

Misalnya, sang ibu punya deadine (batas waktu) tersendiri bahwa pada umur
sekian si anak harus disapih tetapi sang ibu masih enjoy & sang anak juga
masih menginginkan, maka tidak perlu disapih. Intinya, pilih timing yg
paling nyaman untuk semua pihak.



ASI > 1 th jelek dan tidak bergizi ?!

Sering ada anggapan bahwa ASI itu sudah jelek kalo anak sudah berusia 1 th
ke atas ? Nah apalagi jika anak berusia 2 th, betulkah ini?

Opini bahwa ASI itu jelek > 1 th ternyata sama sekali tidak benar.



ASI tetap kaya akan nutrisi. Menurut penelitian Dewey KG dalam artikel
"Nutrition, Growth, and Complementary Feeding of the Breastfed Infant".
Pediatric Clinics of North American. February 2001;48(1)), bahwa ASI > 1 th
kaya akan nutrisi :

"In the second year (12-23 months), ASI mengandung :

- 43% of protein requirements;
- 36% of calcium requirements;
- 75% of vitamin A requirements;
- 60% of vitamin C requirements".



Ini belum termasuk zat anti infeksi/anti kuman yg tetap dan selalu ada dalam
ASI yg manfaatnya sangat luarbiasa untuk melindungi bayi dari berbagai
penyakit.

Jadi tidak pernah ada istilah ASI jelek.

Kandungan gizi ASI itu sangat fleksibel sesuai kebutuhan sang anak.

Komposisinya tidak pernah sama dan selalu berubah bahkan tiap menit.

Ini berbeda sama sekali dg kandungan susu formula yg itu-itu saja.


Sampai saat ini banyak anggapan bahwa jika anak disusui terus nantinya anak
susah disapihnya. Atau banyak juga yg menganggap anak akan jadi tidak
mandiri.
Benarkah hal ini ? Hingga saat ini tidak ada / belum ada penelitian khusus
yg membuktikan bahwa ada hubungan antara usia anak disapih dg kemandirian
anak. Kenyataan yang ada sering sekali orang merancukan / mencampuradukkan
kedekatan orang tua dg si anak,dengan manja atau kurang mandiri. Apakah
kedekatan dengan orang tua sama dengan manja? Belum tentu kan ? Bukankah
secara psikologis pada usia tsb anak justru memang membutuhkan kedekatan yg
bagus dg orangtuanya. Sementara itu banyak sekali anak yang disapih di usia
>1 atau 2 th tetap menjadi anak yang mandiri. Jadi kembalikan lagi ke
definisi mandiri itu bagaimana.



*Cara terbaik menyapih anak

*

Cara menyapih yg baik & tepat.



Tidak ada cara khusus dalam menyapih.

Beberapa ahli laktasi memberikan tips-tips agar proses menyapih berjalan dg
baik :



1. *Lakukan proses menyapih secara perlahan.*

Mis. Mengurangi secara bertahap frekuensi menyusu. Biasanya 4 x
sehari maka secara perlahan diubah 3 x sehari terus hingga akhirnya
berhenti.



*2. Alihkan perhatian anak / sibukkan anak dg hal lain.*

Bisa dg membacakan buku ke anak, bermain, bernyanyi,
dsb. Hingga anak melupakan saat menyusu.



1. *Kunci utama : Bina komunikasi yang baik dg anak.*

Ingat, seberapa kecil usia anak, anak tetap mengerti dan
memiliki kemampuan utk mengerti kata2 dari orang di lingkungannya.



1. *Hindari menyapih saat anak sedang tidak sehat atau sedang sedih,
kesal, marah.*

* *

1. *Hindari menyapih anak dari menyusu ke benda lain spt empeng, botol
susu, bantal, dsb.*

* *Biasanya disini peran ayah sangat dibutuhkan sbg figur yang
melengkapi sang ibu. Sekali lagi bina komunikasi yg baik dg anak.



1. *Hindari menyapih secara mendadak/langsung*.
2. *Terakhir, KOMUNIKASI, komunikasi dan komunikasi.*

Ajaklah anak berkomunikasi dan berdiskusi. Jelaskan dg baik alasan dan
langkah menyapih yg akan dilakukan.



Apalagi tanpa komunikasi apapun dg si anak. Ini dapat menyakitkan hati sang
anak.

Jangan sampai anak merasa bahwa dg manyapih sang ibu membencinya, dsb.

Pemberian jamu pahit, memaksa anak utk tidak menyusu pada ibunya, dsbnya
dapat merusak bonding atau ikatan batin yg terbentuk sejauh ini dalam
proses menyusui. Amat sangat disayangkan jika hal ini terjadi. Karena ikatan indah
tsb ternodai akibat proses menyapih secara mendadak tadi.


Jika proses penyapihan dilakukan dg baik, maka anak2 kita akan tumbuh
menjadi anak yg cerdas, sehat dan berakhlak baik. Karena sang ibu
mendidiknya melalui masa menyusui dan masa menyapih dg cinta.



*(Luluk Lely Soraya I adalah seorang ibu dari seorang putri, pemerhati
masalah ASI & kesehatan keluarga, Lactivist, dan narasumber rubrik OASE di
RAS FM 95.5 tiap sabtu pkl 9-10 pagi).*

* *

*Sumber artikel :*

· WHO. 2004. "Infant Feeding in emergencies : A guide for mothers"
(www.who.int)

· Kelly Bonyata, BS, IBCLC "Extended Breastfeeding Fact Sheet" (
http://www.kellymom.com/bf/bfextended/ebf-benefits.html)<http://www.kellymom.com/bf/bfextended/ebf-benefits.html>

· Jack Newman, MD, FRCPC. "Breastfeed a Toddler—Why on Earth? " (
http://www.kellymom.com/newman/bf_toddler_01-03.html)

· Lalecheleague International, "What are the benefits of
breastfeeding my toddler?" (
http://www.lalecheleague.org/FAQ/advantagetoddler.html)<http://www.lalecheleague.org/FAQ/advantagetoddler.html>

Wednesday, 9 July 2008

Apakah Anda Ibu yang Berbahagia?

Jika seorang ibu ditanya bagaimana perasaannya setelah memiliki anak, mayoritas akan menjawab bahagia. Tetapi sebuah studi tentang kebahagiaan justru memberi gambaran yang berbeda. Disebutkan bahwa ibu seorang bayi atau batita (bayi di bawah usia tiga tahun) sering merasa tertekan.

"Mengurus anak dari waktu ke waktu bisa membuat para ibu kelelahan, frustasi, dan terkadang marah," kata Peter Ubel, M.D, profesor psikologi dan medis di Universitas Michigan, AS.

Harus diakui, setelah seorang wanita berkeluarga dan punya anak, dunianya akan terpusat pada anak dan keluarga. Dalam sebuah survei terhadap para ibu tentang prioritas kegiatan mereka, mayoritas menjawab mengurus anak, baru kemudian disusul dengan mengurus rumah, bekerja, atau bergaul.

Rasa tertekan yang dialami para ibu muda merupakan akumulasi dari berbagai faktor, misalnya tidak ada pengasuh, anak yang selalu rewel dan menuntut perhatian, masalah keuangan, menjalani peran ganda sebagai ibu dan wanita karir, serta tidak punya teman untuk berbagi suka dan duka. Bila stres ini dibiarkan menumpuk, bukan tidak mungkin akan mengganggu kesehatan mental. Si ibu bisa jadi pemarah dan kurang sabar menghadapi perilaku anak, bahkan memakai cara kekerasan untuk mengendalikan anak.

Kebutuhan Ibu

Walaupun sering dilanda lelah dan perasaan tertekan, nyatanya banyak hal-hal kecil yang dilakukan oleh buah hati yang bisa membangkitkan semangat para ibu. Misalnya melihat si kecil tidur nyenyak atau makan dengan lahap. "Hal kecil tersebut seringkali menghapuskan rasa stres seharian," kata Karen Reivich, Ph.D, peneliti dari Positive Psychology Center, Universitas Pennsylvania.

Untuk mengurangi rasa stres dan jenuh dalam mengasuh anak, para ahli merekomendasikan pada para ibu untuk tetap menjalin pertemanan dengan orang lain, misalnya dengan teman yang juga telah berkeluarga. Lewat pergaulan tersebut Anda bisa bertukar cerita mengenai perkembangan anak-anak, juga masalah seputar rumah tangga lainnya. Sehingga Anda tidak merasa sendirian.

Hal lain yang tak kalah penting adalah agar Anda tetap memiliki waktu untuk diri sendiri. Membaca buku, berolahraga, merawat kecantikan, bahkan tidur yang cukup pun, bisa membuat semangat menyala kembali. Anak yang diasuh oleh ibu yang berbahagia niscaya akan tumbuh menjadi pribadi yang berbahagia pula.

Sumber : kompas

Monday, 7 July 2008

Turunan Siapa sih?

Sekarang mesti ada makanan kecil buat ngemil. Krn setiap hari cuman bisa makan sedikit jd sering laper. Jadi di rumah udah siapin macem2 buah (ini buat vincent jg sih), biskuit, jagung (jagungnya tinggal dikukus ato dipanggang), dan udah berapa hari ini bikin jelly trs.

Seperti biasa setiap abis tidur siang, Vincent makan buah2an. Hari ini dia makan anggur. Tangan kanan kiri pegang anggur.

Itu anak ga tau nurunin siapa, setiap kali g minta apa yg dia makan pasti ga dikasih, pelit bgt. Tp pernah jg sih dia ga pelit, ya bisa keitung ama jari deh hehehe. Nah hr ini g iseng minta anggur yg ditangannya, mulut g udah mangap aja, tp ya cuman dpt angin doang . Dia ngeledek dgn muka senyum2 sambil pergi, takut g ambil kali

Ya udah, saat itu g lg makan jelly sambil internet. Eh tiba2 dia dateng lg, tangan msh pegang anggur trs minta dipangku. Lg dipangku liat g makan jelly, dia mau tuh. Berarti jelly lebih menggoda drpd anggur . Nah ini jg sama nih ga tau turunan siapa (papanya ato mamanya ya?), kl udah ga mau baru kasih ke kita. Itu anggur tiba2 dikasih ke mulut g, 2 biji. Tangannya udah kosong, minta jelly deh.

Dasar anak kecil ya. Pelitnya ga tau nurunin siapa, trs kl udah ga mau dia bisa inisiatif kasih ke kita, itu jg ga tau turunan siapa. Apa semua anak kecil kaya gitu ya?

Thursday, 3 July 2008

Hadiah Terindah

Gara2 males jd lupa ada blog.

Iya malesnya ini msh berlanjut sampe hr ini, ternyata ?????. Udah ah, mau cerita yg lain aja. cerita ????? nya entar terakhir.

Kmrn tgl 30 Jun seperti biasa pagi2 cek hp indo, ngecek ada sms apa ga, sms dr mana, ngedoa-in apa aja hehehe. Pas liat, ada sms dr bonyok sama 3 sms dr temen. Selebihnya ada yg lewat email, ym, friendster. Ada jg yg telat baru sms besokannya, gpp telat yg penting masih perhatian ama g ya.

Ada apa coba tgl 30 june itu? Yup, itu hr ultah g. Thank u bgt sama orang2 yg udah perhatiin g selama ini. Yg pertama sih bonyok, yg ga pernah absen sms dan ngedoa-in g soalnya g jauh. Dulu sih waktu di jkt, pasti bonyok sms dan telp.

Trs suami g yg pengen ngucapin met ultahnya paling pertama malah kepagian 10 mnt gara2 jam dirumah emang dicepetin 10 mnt . G ga terima krn emang blm waktunya. Abis itu dia lupa deh gara2 kita beres2 seblm tidur. Pagi2nya ketemu jg msh lupa kl istrinya ultah. Inget2nya lg pas udah sampe kantor jd ngucapinnya lewat ym. Kadang keterlaluan jg nih laki g, yg lain yah blh dilupain tp ultah istri jgn dilupain dong .

Ultah g kali ini ada yg suprise bgt. G dpt kado. Ayo kado apa ya? G udah kepengen kado ini dr 4 bln yg lalu. Selama 4 bln ini kita berusaha mendapatkannya tp dikasihnya pas g ultah. Gimana g ga saking senengnya.

Ini mgkn emang waktunya Tuhan kali ya.

Nah kado ini yg bikin g males dr mgg kemarin, bawaannya mau tidur trs. Malah mgg ini tambah parah, g ga nafsu makan, bawaannya enek trs. Sedangkan skrg ini g mesti makan yg bener2 bergizi, soalnya Vincent masih ASI. Moga2 ini cuman trisemester I aja deh.

Ya itulah hadiah terindah yg g dpt di hr ultah hehehe. Bisa nebak sendiri kan?

Udah ah, skrg waktunya tidur siang. Tuh kan malesnya kumat lg hehehe.......