
Ini ada fwd-an email dr suami, isinya bagus banget. Moga2 bisa dicontek buat yang lagi hamil dan yg lagi menantikan anaknya. Isinya :
Hari minggu kemarin, 6 April 2008 ada acara di RS St. Carolus, dan sebagai bagian dari acara itu ada talk show mengenai “Inisiasi Menyusui Dini”. Apa sih Inisiasi Menyusui Dini ?? Ini merupakan proses membiarkan bayi menyusu sendiri segera setelah lahiran. Ternyata selama bertahun-tahun, kita bener-bener merupakan kodrat dan anugrah dari Tuhan yang sudah disusun untuk kita.
Kata dokter yang kemaren berbicara, dia mengatakan, di luar sudah sadar hal ini sejak 1987 tp di Indonesia baru sadar thn 2006. Lebih baik baru tahu daripada tidak sama sekali.
Si Dokter menceritakan bagaimana proses inisiasi menyusui dini ternyata merupakan proses alami yang seharusnya dilakukan setelah seorang ibu melahirkan bayinya. Dia menceritakan dan bahkan memutarkan video yang dia buat terhadap cucunya sendiri dan juga seorang bayi lainnya. Dia bercerita, bahwa ternyata ada beberapa hal yang akan terjadi selama proses ini, dan ini juga tergambar dalam video yang diputar.
Jadi si Dokter ini menjelaskan bahwa pada saat proses Inisiasi Menyusui Dini akan terjadi tahap2 spt ini (berdasarkan penelitian Ilmiah):
Sesaat setelah lahiran sehabis ari-ari dipotong, bayi langsung diletakan di dada si ibu tanpa membersihkan si bayi kecuali tangannya, kulit ketemu kulit. Ternyata suhu badan ibu yang habis melahirkan 1 derajat lebih tinggi. Namun jika si bayi itu kedinginan, otomatis suhu badan si ibu jadi naik 2 derajat, dan jika si bayi kepanasan, suhu badan ibu akan turun 1 derajat. Jadi Tuhan sudah mengatur bahwa si ibu yang akan membawa si bayi beradaptasi dengan kehidupan barunya. Setelah diletakkan di dada si ibu, biasanya *si bayi hanya akan diam selama 20-30 menit* , dan ternyata hal ini terjadi karena si bayi sedang *menetralisir keadaannya setelah trauma melahirkan* .
Gerakan kedua yang terjadi yaitu, setelah si bayi merasa lebih tenang, maka secara otomatis *kaki si bayi akan mulai bergerak-gerak* spt hendak merangkak. Ternyata gerakan ini pun bukanlah gerakan tanpa makna karena ternyata kaki si bayi itu pasti hanya akan menginjak2 perut ibunya di atas rahim. Gerakan ini *bertujuan untuk menghentikan pendarahan si ibu.* Lama dari proses ini tergantung dari si bayi. Untuk gerakan ini, ternyata si dokter punya pengalaman. Pernah ada dukun beranak melakukan proses melahirkan, dan ternyata si ibu mengalami pendarahan hebat. Pada saat itu si dukun meletakkan anaknya di dada si ibu, dan anak tersebut menggerak-gerakkan kakinya memasage perut ibunya bahkan lebih dari satu jam, sampai pendarahan si ibu berhenti.
Setelah melakukan gerakan di kakinya, si bayi akan melanjutkan dengan *mencium tangannya* , ternyata bau tangan si bayi sama dengan bau air ketuban. Dan ternyata wilayah sekitar putiing si ibu itu juga memiliki bau yang sama, jadi dengan mencium bau tangannya, si bayi *membantu si bayi untuk mengarahkan kemana dia akan bergerak* . Dia akan mulai bergerak mendekati puting ibu dengan ketika sudah mendekati puting si ibu, si bayi itu akan *menjilat2 dada si ibu* . Ternyata jilatan ini berfungsi utk *membersihkan dada si ibu dari bakteri2 jahat* dan begitu masuk ke tubuh si bayi akan *diubah menjadi bakteri2 yang baik* dalam tubuhnya. Lamanya kegiatan ini juga tergantung dari si bayi karena hanya si bayi yang tau seberapa banyak dia harus membersihkan dada si ibu.
Setelah itu, si bayi akan mulai *meremas-remas puting susu si ibu* yang bertujuan untuk *merangsang supaya air susu si ibu segera berproduksi dan bisa keluar* . Lamanya kegiatan ini juga tergantung dari si bayi itu.
Terakhir baru mulailah si bayi itu menyusu.
Mendengar cerita si Dokter ditambah dengan video yang diputarnya, Amazing… Tuhan memang maha sempurna. Dia sudah menciptakan siklus kehidupan yang begitu indah, namun ternyata diputus oleh manusia selama bertahun-tahun lamanya.
Si Dokter benar-benar menyarankan audience jika suatu saat akan memiliki anak, untuk meminta kepada rumah sakit yang akan membantu kelahiran supaya diperbolehkan melakukan inisiasi menyusui dini ini minimal 1 jam, karena kelima proses di atas ini bisa berlangsung sekitar 1-2 jam. Beliau juga mengatakan tidak semua RS berani melakukan ini, dan kita sebagai orang tua harus berani meminta ini dilakukan karena ternyata hal ini merupakan siklus kehidupan yang selama ini tidak kita sadari sudah kita putus.
Si Dokter juga mengatakan, bahwa dengan melakukan hal ini, akan membantu meningkatkan daya tahan tubuh si bayi terhadap penyakit2, kanker syaraf, leukimia, dan beberapa penyakit2 lainnya. Dikatakan juga menekan angka kematian bayi baru melahirkan sebesar 22%. Makanya dia benar2 mempromosikan hal ini kepada semua calon ortu.
Beliau juga mengatakan, sebuah rumah sakit yang benar-benar mendukung ibu dan anak, maka tidak akan menyediakan ruangan khusus bayi, karena dia mengatakan bahwa dengan memisahkan si ibu dengan si bayi ternyata daya tahan tubuh si bayi akan drop sampai 25%. Jadi seharusnya tempat bayi adalah di sisi si ibu, 24 jam penuh. Jika ada tindakan memisahkan si ibu dari bayi, maka menurutnya itu adalah tindakan kriminal.
Dan ternyata sebagai RS yang sudah melakukan hal ini, RS Carolus sudah melakukan hal ini (bukan promosi). Tidak ada ruang khusus bayi di Rumah Sakit. Karena ketika si ibu bersama dengan si bayi, daya tahan si bayi akan dalam kondisi prima, dan si ibu bisa melakukan proteksi terhadap si bayi jika memang perlu. Bahkan di RS Carolus tidak ada waktu utk show bayi, karena letak bayi adalah di sisi si ibu.
Si dokter mengatakan 95% bayi menangis bukan karena kelaparan, tapi karena dia dipisahkan dari ibunya. Karena berdasarkan penelitian, seorang bayi yang baru lahir, dibekali dari rahim ibunya utk bertahan selama 2-3 hari tanpa makanan. Jadi jangan pernah minta diberikan susu formula untuk si bayi, walau air susu ibu belum keluar.
So buat temen-temen yang memang mau mempunyai anak, cucu ataupun keponakan, sharing ini semoga bisa menambah wawasan, dan bisa membantu kita mencari yang terbaik buat anak-anak kita. Tolong disharingkan ke orang-orang lainnya, sehingga makin banyak orang yang tau mengenai hal ini. Karena ini adalah keajaiban.
Emailnya bagus kan..... makanya aku posting deh di blog ini, moga2 bermanfaat.
Nah skrg saya mau ceritain sedikit pengalaman waktu melahirkan Vincent dulu. Untungnya dulu waktu Vincent lahir selalu sama saya jd dia selalu mendapatkan yg terbaik yaitu deket sama mamanya.
Ya, di london itu termasuk kuno beda sama di Jakarta. Disini melahirkan ditangani oleh midwife (kl di indo sih bidan) dan ga ada tuh yg namanya rencana melahirkan mau di caesar. Disini harus melahirkan normal, kecuali memang tidak bisa melahirkan normal. Contohnya ya saya ini hehehe, Vincent ga mau keluar2 padahal udah ngeden2 sampe disuruh push 1 jam (uhhhhh cape bener). Ternyata kepala Vincent tuh blm masuk jalan lahir trs besar pula jd terpaksa deh diperiksa sama dokter akhirnya disaranin caesar deh.
Nah setelah Vincent lahir lgsg ditaro disebelah saya, disuruh nyusuin. Enaknya disini midwifenya menyarankan kita memberi ASI, sampe diajarin loh kl baru pertama kali menyusui, diberi semangat jg supaya ibunya ga patah semangat. Maklum lah, kl baru melahirkan pasti ASI nya kan dikit ato puting lecet gara2 salah posisi jd suka down gitu takut ga bisa nyusuin. Wah pokoknya beruntung sekali deh saya ini dpt dukungan dari midwife dan suami jd bisa fokus memberi ASI. Cuman ga enaknya semuanya mesti kita lakukan sendiri karna bayinya 24 jam selalu sama kita, padahal kan kita baru melahirkan ya hehehe (manja banget ya). Kl di indonesia abis melahirkan bisa istirahat karna bayi ada ruangannya sendiri. Tp gpp kok, ini kan demi Vincent jg, mama cape abis melahirkan jg gpp deh asal Vincent mendapatkan yg terbaik.
Oh iya sekarang Vincent udah 16 bln dan sampe sekarang masih mendapatkan ASI loh walaupun tidak full. Senengnya bisa memberikan yg terbaik buat anak. Ya terbaik karna ASI itu lebih bagus dr susu apapun. Hidup ASI hehehe.